Pages

Labels

Senin, 14 Januari 2013

Konflik di Suriah

 

     Ngeliat di beberapa media, berita akhir-akhir ini seputar perang mulu ya. Sedih ngeliatnya. Terutama berita seputar perang di Suriah antara pemerintah dengan 'pemberontak' (pejuang pembebasan Suriah). Beberapa hari lalu (liat dari berita-berita) terjadi pembantaian di Houla, sebuah wilayah di Suriah, oleh tentara Suriah beserta milisi biknan pemerintah. Sekitar 114 orang dibunuh secara sadis, 400-an orang luka berat. Dan dari semua korban itu, hampir semuanya adalah rakyat sipil. Tragedi serupa sebelumnya juga terjadi di wilayah Homs, dan juga terjadi di wilayah lain. :(

Awal mula terjadinya perang di sana adalah tuntutan rakyat terhadap presiden Suriah, Bashar al Asaad, untuk mundur. Bukannya ditanggepin dengan bener, massa tersebut malah diperangi oleh tentara atas perintah presiden. Kubu massa yang tadinya hanya demo, akhirnya memutuskan untuk mengangkat senjata karena merasa terdesak oleh gempuran tentara pemerintah. Akhirnya sampe terjadi perang sekarang ini.

Dan perang ini malah menular ke negara tetangga, Lebanon, di mana di sana terhadi konflik horizontal antara kelompok Sunni (anti al-Ashad) dengan kelompok pendukung al-Ashad bernama Alawite. Bahkan bentrok tersebut sampai ngakibatin jatuhnya korban meninggal dunia.

DK PBB udah rapat untuk mengambil sikap tegas (bahkan memungkinkan untuk intervensi militer) kepada pemerintah Suriah. Tapi di-veto oleh Rusia dan Cina selaku juga anggota DK tetap PBB. Padahal apabila rapat itu bisa ngambil suara yang bulat, maka (kalaupun ada intervensi militer) akan diambil peranannya oleh negara-negara Timur Tengah, bukan negara Barat. 
Siapa pun tau, kalo intervensi militer terjadi (oleh pihak manapun) kemungkinan besar bakal ngakibatin korban banyak. Tapi kalo nggak diambil opsi 'tegas', pemerintah dan milisi bikinan pemerintah bakal ngebantai terus. Jadi bingung kan.. Tapi untuk kekejaman yang udah terbukti (dari ratusan saksi mata yang berhasil lolos dari usaha pembantaian), menurut saya opsi intervensi militer perlu dimasukkan dalam pilihan, demi membela masyarakat sipil tak bersenjata. 

"Tidak pernah ada pembantaian yang benar/suci." 
sudah lah perang inii ya tuhan

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About